Abdimas TeluCraft ke SMK Telkom

Pandemi corona telah membawa dampak signifikan bagi keberlangsungan proses pembelajaran di SMK Telkom. Kami menawarkan sebuah solusi laboratorium pemrograman virtual yang bisa mengakomodir kebutuhan praktikum siswa lewat cara yang menyenangkan berbasis permainan atau lebih sering dikenal Game Based Learning (GBL). Siswa akan diperkenalkan sebuah platform pembelajaran pemrograman virtual bemama Minecraft Education yang menghadirkan pengalaman belajar sambil menyelesaikan tantangan lewat sebuah permainan. Rencana pembelajaran sendiri akan dibuatkan dalam bentuk game oleh mahasiswa kami dengan merujuk pada RPP (Rencana Proses Pembelajaran) yang sudah ditentukan oleh sekolah. Target Luaran dari Abdimas ini adalah tersedianya server game Minecraft yang bisa diakses SMK Telkom se-lndonesia,  Konten Game Pembelajaran Pemrograman berbasis Minecraft Education yang bersifat Menyenangkan, Terbimbing, Menantang dan Kolaboratif untuk bisa dikerjakan oleh siswa secara mandiri dan kolaborasi multipemain lewat jaringan internet.

Untuk mencapainya, tim abdimas terbagi atas 3 tim yaitu :

Tim 1 : Bertugas untuk membuat minigame di Telucraft yang akan menjadi arena siswa SMK berkompetisi

Tim 2 : Bertugas untuk membuat aset game lokal yang lebih mencirikan Telkom University

Tim 3 : Bertugas untuk mengkonfigurasi server agar bisa digunakan oleh lebih dari 300 pengguna

Hasil dari Tim 1 berhasil dibuat Server telucraft yang memungkinkan 300 – 500 peserta memasukin server secara bersamaan. Di dalam server telucraft tedapat berbagai macam gedung di Telkom University yang digunakan oleh peserta dalam melakukan aktivitas remote learning terkait game programming. Beberapa peserta sempat memberikan feedback baik setelah tim dari Telkom University memperkenalkan server game Telucraft. Oleh karena itu server telucraft bisa memenuhi kebutuhan dari SMK Telkom.

Produk yang dibuat adalah sebuah server lingkungan permainan Minecraft bertema Telkom University yang sekaligus memperkenalkan Telkom University kepada siswa SMK Telkom. Beberapa modul pembelajaran dibuat untuk memberi aktivitas kepada siswa SMK Telkom di dalam server Telkom University. Modul pembelajaran ini dilengkapi dengan cara menggunakan sehingga bisa dimainkan tanpa harus mempelajari fiturnya satu per satu.

Adapaun rencana kegiatan lebih lanjut adalah :

1. Melibatkan peserta lingkungan pembelajaran Telucraft yang lebih besar untuk bisa ditampung ke dalam server.

2. Melibatkan mitra sekolah yang lebih banyak sehingga kebermanfaatan dari Telucraft lebih meluas.

3. Melibatkan developer dari mitra luar sehingga semakin banyak yang bisa mengembangkan Telucraft

Berikut adalah hasil dokumentasi Telucraft :

Tim 2 melakukan desain untuk identitas NPC (Non Playable Character) agar rupa tampilan visualnya sesuai dengan tampilan real dari pekerja yang ada di Telkom University.

Hasil dari TIM 2 adalah desain dari NPC yang menjadi karakter di server minecraft Telucraft. Prosesnya adalah mengumpulkan beberapa seragam di Telkom University speerti berikut :

Lalu dibuatkan desainnya di planet minecraft menjadi seperti ini :

Berikut NPC yang sudah berhasil dibangun untuk Telucraft :

Tim 3 bertugas untuk mensetting server minecrart agar bisa dimainkan secara bersamaan oleh 300 peserta atau lebih. Detail dari job desk tim 3 adalah melakukan konfigurasi server melalui control panel Apex Minecraft sehingga berbagai fitur yang dibutuhkan bisa tersedia.

Beberapa setting yang diterapkan adalah :

1. Memberikan slot pemain hingga 1337 pemain.

2. Menyediakan RAM 2048 MB

3. Menggunakan Game File Spigot 1.19.2

4. Menset port IP 139.99.125.202:25604

5. Menset subdomain telucraftsecond.apexmc.co

Tim 3 juga memantau agar penggunaan RAM tidak melampaui 2048Mb melalui dashboard panel Apex minecraft :

Dari Player History bisa dilihat siapa saja yang sudah pernah memasuki server Telucraft :

 

Beberapa plugin yang digunakan pada server telucraft adalah sebagai berikut :

Back to top button